News
Sony Novian, Ketua Umum IKASA, Hadir dan Jadi Pembicara dalam Acara TPJ 2026 di UMM Malang yang Digagas HPI
I
ikasa
1 months ago
3 min read
17 views
MALANG – Ketua Umum Ikatan Agensi Jasa Bahasa (IKASA), Sony Novian, hadir dan menjadi salah satu pembicara utama dalam acara Temu Penerjemah Jawa Timur (TPJ) 2026 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan ini digagas oleh Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) melalui Komisariat Daerah Jawa Timur.
Selain Sony Novian, acara ini juga menghadirkan Andri Manik, Bendahara Umum DPC Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Barat, sebagai pembicara yang mewakili perspektif dunia usaha dan industri.
TPJ 2026 mengusung tema “Menata Ulang Karier Penerjemah: Bertahan, Beradaptasi, dan Bertumbuh”, yang merefleksikan tantangan sekaligus peluang profesi penerjemah di tengah percepatan teknologi dan perubahan kebutuhan pasar jasa bahasa.
Kehadiran Sony Novian dalam forum ini menjadi sorotan tersendiri. Selain menjabat sebagai Ketua Umum IKASA, Sony dikenal aktif mendorong penguatan ekosistem usaha jasa bahasa melalui peran organisasi dan jejaring profesional.
Dalam pemaparannya, Sony Novian menekankan pentingnya jejaring profesi, sertifikasi, serta keterlibatan aktif penerjemah dalam organisasi sebagai fondasi utama untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja.
“Penerjemah tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan bahasa. Reputasi profesional, standar kerja, dan jejaring industri adalah kunci agar penerjemah bisa bertahan dan naik kelas,” ujar Sony di hadapan peserta TPJ 2026.
Ia menilai organisasi seperti IKASA memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi penerjemah, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku jasa bahasa di Indonesia.
Sementara itu, Andri Manik, Bendahara Umum DPC HIPPI Jakarta Barat, memaparkan sudut pandang dunia usaha terhadap jasa bahasa. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan industri terhadap layanan penerjemahan berkualitas terus meningkat, namun diiringi tuntutan tinggi terhadap profesionalisme, kecepatan, serta pemahaman konteks bisnis.
“Industri membutuhkan penerjemah yang tidak hanya akurat secara bahasa, tetapi juga memahami konteks bisnis dan mampu bekerja sesuai standar profesional,” jelas Andri.
Menurutnya, keterlibatan penerjemah dalam organisasi profesi dan dunia usaha menjadi penting agar tercipta keselarasan antara kebutuhan industri dan kompetensi sumber daya manusia.
TPJ 2026 juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan organisasi profesi dalam mencetak lulusan yang siap memasuki dunia kerja sesuai standar industri penerjemahan.
Ketua Umum HPI Pusat, Dr. Indra Listyo, mengapresiasi penyelenggaraan TPJ 2026 yang dinilainya berhasil menghadirkan dialog konstruktif lintas sektor. Ia menegaskan bahwa sinergi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi kunci keberlanjutan profesi penerjemah.
Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, menyatakan bahwa profesi penerjemah dituntut tidak hanya memiliki kompetensi linguistik, tetapi juga kemampuan adaptasi terhadap dinamika teknologi dan kebutuhan pasar.
Selain itu, TPJ 2026 turut menghadirkan Tasfan Sadikin, Interpreter Senior dan Mindfulness Mentor, yang mengangkat pentingnya ketahanan mental dan kesadaran diri bagi penerjemah dan interpreter yang bekerja di bawah tekanan tinggi.
Ketua HPI Komisariat Daerah Jawa Timur, Muhammad Afif Musthofa, menyampaikan bahwa TPJ 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem penerjemahan yang terhubung, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Acara ini dihadiri jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Malang, antara lain Dekan Fakultas Agama Islam Imamul Hakim, Kepala Center of Excellence Achmad Fauzan Hery Soegiharto, serta Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Mochammad Firdaus.
TPJ 2026 terselenggara dengan dukungan sejumlah perusahaan jasa bahasa nasional, di antaranya MainKata Translation Studio, Licolize Communications, Katagonia Language Solution, Translation Transfer, talabahasa, CMM Translation, dan Solusi Penerjemah. (*)
#IKASA
#HPI
#HIPPI
#UMM
Published: 03 Feb 2026 09:58